Rabu, 26 Mei 2010

Indonesiaku, Jaya Prestasiku

Rabu, 26 Mei 2010 0



Untuk prestasi Indonesia memang sudah tidak diragukan lagi, para pemuda Indonesia sudah menunjukkan kehebatannya di dunia Internasional. Siapa sajakah mereka?

TIM KALINGGA UGM



Tim Kalingga UGM mewakili Indonesia dalam kompetisi Internasional Trust by Danone yang dilaksanakan di Paris, 2-4 April 2009.

Setiap tim diberikan beragam persoalan yang melilit perusahaan simulasi Danone, salah satu tugasnya adalah mengakuisisi beberapa perusaahaan yang diinginkan pihak Danobe, menangani produk yang tidak laku di pasaran mengatasi over staff, unskilled atau rendahnya ketrampilan serta ketimpangan kesejahteraan antara karyawan dan pihak manajemen.


TIM PARAHYANGAN

Pada tahun 2006 Tim olimpiade parahyangan yang mewakili Indonesia mendapatkan 2medali emas dan 1 medali perak di Kontes robot chip Internasional. Yang lebih negejutkan lagi, para peserta tim olimpiade parahyangan yang rata-rata mahasiswa Parahyangan berhasil mengalahkan pesaingnya dari Jepang, Jerman, Amerika Serikat yang rata-rata adalah pekerja industri profesional.


OSCAR LAWALATTA

Oscar Lawalatta berhasil mengangkat kain tradisional ke tingkat internasional dengan mempekerjakan 20 orang dengan omzet 100 jut per bulan. Oscar dinilai berhak mendapatkan penghargaan Young Creative Entrepreneur Award (iyce) 2009. Oscar juga menjadi orang pertama yang mendapatkan penghargaan tersebut 3 tahun berturut-turut.


GITA GUTAWA



Penyanyi remaja Indonesia, Aluna Sagita Gutawa (Gita) memenangkan the grand prize (juara umum seluruh kategori) pada the 6th International Nile Children Song Festival (INCSF) yang diselenggarakan di Cairo, Mesir, 29 Januari – 3 Februari 2008. Penyerahan grand prize dilakukan sendiri oleh First Lady Egypt, Madame Suzanne Mubarrak pada acara penutupan INCSF pada Minggu (3/02/08).

Festival Internasional Nile Children Song Festival adalah Festival tahunan yang diselenggarakan di bawah patronase First Lady Egypt, Suzanne Mubarrak. dan dikoordinasikan di bawah Kementerian Kebudayaan Mesir.



TIM RUMAH KACA INDONESIA

Tim Indonesia yang diwakili oleh REZA AULIA dari SMA KHARISMA BANGSA Boarding School (SCHOOL OF GLOBAL EDUCATION)Jakarta dan ARIO GURITNO dari SMA PRIBADI Boarding School Depok, Jawa Barat membawa pulang medali emas dari InternationalEnvironmental Project Olympiad EUROASIA (INEPO-EUROASIA) yang diadakan di Baku, Azerbaijan, pada tanggal 4–7 April 2007.Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Presiden Azerbaijan, ILHAN ALIYEV, diikuti oleh 53 proyek. Dari Indonesia menampilkansatu proyek tentang ”Automatic Greenhouse Sensor Design”. Di bawah bimbingan Kasim ULUDAG (guru PRIBADI Depok) bekerjasama dengan Nana Sutarna dari Universitas Indonesia, mereka berhasil mendapatkan medali emas dalam kegiatan tersebut.

Lebih Terkenal di Luar Negeri

Beda dengan artis mancanegara yang mudah menjadi terkenal di Indonesia, buth perjuangan dan usaha yang luar biasa buat orang Indonesia untuk bisa dikenal secara Internasional. Berikut adalah orang-orang yang berhasil mengukir prestasi di dunia internasional. Bahkan sebagian justru lebih dihargai disana dari di negeri sendiri. contohnya????

Tielman Brother


Aliran musik Indorock adalah aliran musik yang populer sekitar tahun 1950-1970. Yang lebih membanggakan lagi aliran musik ini dipopulerkan oleh sebuah grup band asal Indonesia The Tielman Brother yang kemudian menjadi kiblat musik di negeri kincir angin tersebut. The Tielman Brother adalah sekelompok musisi asal Maluku.

Grup yang terdiri dari Andy Tielman (vocal, lead guitar), Reggy Tielman (vocal, rhytm guitar), Loulou Tielman(vocal, drum) dan Phonto Tielman (vocal, contrabass) sudah menunjukkan bakatnya sejak kecil dan sering tampil di acara-acara penting termasuk di hadapan Presiden RI Soekarno.

Jauh sebelum The Beatles terkenal dan ketika The Beatles masih manggung di cafe2 dan bar kecil di Jerman, The Tielman Brother telah wara-wiri di stasiun televisi Jerman.

Dan kalau kalian ngefans dengan Jimi Hendrix dengan aksi bermain gitar akrobatik seperti dengan gigi atau dibelakang kepala Andy Tielman yang dijuluki The Godfather of Dutch Rock and Roll dan The Uncrown King of Rock and Roll sudah melakukannya lebih dulu. Bahkan Sir Paul Mcartney salah satu musisi rock and roll sepanjang masa sangat mengidolakan Andy Tielman.


ANANDA SUKARLAN


Pianis jenius pendiri Jakarta Music Conservarium yang kini menetap di Spanyol ini memang tidak terlalu dikenal di Indonesia. Ia menguasai berbagai komposisi musik karya komponis abad 17 sampai abad 20. Dia juga menulis lebih dari 300 komposisi musik baik solo ataupun orkestra yang dimainkan oleh komposer kelas dunia di Eropa, Asia, Amerika, dan Australia. Perusahaan rekaman di Belanda, Austria, Belanda, Italia, dan Spanyol pun merekam penampilannya dalm bentuk CD.

Ia sudah banyak meraih penghargaan internasional sejak tahun 1998. Tidak hanya itu, tahun 2006 Ananda terpilih menjadi salah satu dari 10 komponis Spanyol yang dianggap paling berpengaruh dalam buku Punto de Inflexion de la Musica Espanola.


ANGGUN C SASMI


Kalo nama yang satu ini mungkin kita sudah cukup familiar. Anggun memulai karirnya di Indonesia tahun 1986 dan memilih hijrah ke London tahun 1994 untuk merintis karir internasional nya. Namun keinginannya baru terwujud ketika ia pindah ke Perancis tahun 1996 ketika bertemu Erick Benzi yang juga memproduseri artis-artis terkenal seperti Celine Dion.

Album pertama Anggun La Neige au Sahara langsung menjadi hits di Perancis, Belgia,Swiss, bahkan Kanada. Tahun berikutnya album Anggun yang berbahasa Inggris terjual 1.000.000 kopi di seluruh dunia. Prestasi ini membuat Anggun menjadi artis Asia pertama yang memiliki penjualan album tertinggi di luar Asia.

Kesuksesan Anggun tidak hanya di nilai dari albumnya yang laris, tapi juga penghargaan yang diperolehnya. Anggun mendapat penghargaan The Cosmopolitan Asia Women Award dan The Woman Aspire Award dilingkup Asia. Anggun juga mendapat penghargaan Diamond Award untuk angka penjualan album mencapai 1,5juta kopi di luar Perancis.

Tahun 2005 Anggun mendapat penghargaan Chevalier des Arts et Lettres dari Menteri Kebudayaan Perancis atas prestasi, karier dan kontribusinya terhadap budaya Perancis di dunia


B.J HABIBIE


Siapa yang ga kenal presiden ke 3 RI dan Menteri Riset Teknologi selama 20tahun ini? Mungkin sebagian besar orang sudah sangat mengenalnya, namun sedikit orang yang tahu kiprahnya di luar negeri, terutama Jerman.

Bagi bapak satu ini Jerman sudah seperti rumah kedua baginya. Pendiri Industri Pesawat Nusantara (IPTN) ini menghabiskan 10tahun untuk kuliah hingga meraih gelar doktor konstruksi pesawat terbang di Jerman dengan predikat Summa Cumlaude.

Bukti kejeniusan Habibie adalah dengan menciptakan teori baru ynag dipakai dalam industri pesawat terbang dan aerodinamika. Teori Habibie tersebut dinamakan Habibie Method, Habibie Factor dan Habibie Theorem.

Makanya ketika ia menjadi Presiden RI kepercayaan dunia meningkat, harga rupiah yang semula Rp16.000 turun menjadi Rp6.000

Sayang kebijakannya melepaskan Timor Timur lepas dari NKRI tidak bisa diterima oleh MPR-RI, dan Habibie pun menjadi "orang biasa" lagi dan kembali menetap di Jerman. Pria yang beberapa kali ditawari menjad warga negara jerman dan selalu ditolak olehnya ini adalah manusia tercerdas di Indonesia.

 
Save Our Country With Love ◄Design by Pocket, BlogBulk Blogger Templates